"Aku, kamu dan cerita kita, ditemukan dalam kasih sayang semesta..." Filosofi dan Logika -- Glenn Fredly
Selepas menonton filosofi kopi kemarin, masih ada beberapa lagu yang terngiang-ngiang di kepala. Lagu itu begitu menggelitik, membuat gemas. Kenapa? Karena liriknya. :)
Harus terpisah,
Cakra Khan, mendengarnya pertama kali aku merasa tertampar, haha. Ada yang harus aku
lepas memang, karena itu lagu ini menyadar kan ku memang harus memisahkan diri
dari yang selama ini membebani hati. Tapi, bukan karena hal itu lagu ini
menjadi bahasan panjang di kos kami.
Lagu ini menarik bagiku, pertama karena
penyanyinya mempunyai karakter suara yang mirip dengan Sandhy sandoro, si
"Malam Biru" itu. Kedua, karena antara penampilan visual penyanyinya
sangat berbeda jika dibayangkan dari suaranya saja. Aku kira akan menemukan
manusia rock n rool disana, tapi ternyata melankolis rupanya. :D Dan yang
ketiga, adalah liriknya. Sangat berkesinambungan!Terutama jika dihilangkan bagian reff nya.
Begini jadinya.
Sendiri,
Sendiri ku diam
Diam dan merenung
Merenungkan jalan
yang kan membawaku pergi
Pergi tuk menjauh
Menjauh dari mu
Darimu yang mulai
berhenti
Berhenti mencoba
Mencoba bertahan
Bertahan untuk terus
bersama ku
Bayangkan,
Bayangkan ku hilang
Hilang tak kembali
Kembali untuk
mempertanyakan lagi cinta
Cinta mu yang
mungkin
Mungkin tak berarti
Berarti untuk
kurindukan
Haha, Good Job Cakra
! Menertawakan lagu ini seperti menertawakan diri sendiri. Terimakasih untuk menyanyikan lagu ini, aku tertawa, dan tertampar secara bersamaan. :)